Posted on

Pendaftaran SBMPTN 2019 Akan Ditutup Besok

Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) akan ditutup besok tanggal 24 Juli 2019, bagi yang ingin berkuliah di PTN segera mendaftar  dilaman resmi SBMPTN sebelum ditutup. mengutip dilaman resmi SBMPTN 2019 pendaftaran dibuka: 10 – 24 Juni 2019 dan pengumuman 09 Juli 2019 (pukul 15.00 WIB)

Berikut syarat dan ketentuan serta tahapan pendaftaran SBMPTN 2019 :

Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) melalui ujian tertulis telah menunjukkan berbagai keunggulan dan manfaat, baik bagi kepentingan nasional, PTN, maupun peserta. Bagi peserta, manfaat seleksi bersama adalah lebih efisien, murah, dan fleksibel dengan adanya mekanisme lintas wilayah. SBMPTN ini dari tahun ke tahun selalu diperbaiki dan dikembangkan sesuai dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi. Pada tahun 2016 mulai diperkenalkan juga SBMPTN dengan menggunakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

SBMPTN 2019 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru dengan menggunakan hasil UTBK saja atau hasil UTBK dan kriteria lain yang ditetapkan bersama oleh PTN. UTBK dapat diikuti oleh siswa lulusan tahun 2017, 2018, dan 2019 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK) dan sederajat, serta lulusan Paket C tahun 2017, 2018, dan 2019. Pengelolaan dan pengolahan data untuk kepentingan seleksi jalur SBMPTN dilakukan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). LTMPT adalah satu-satunya lembaga penyelenggara tes perguruan tinggi terstandar di Indonesia.

Tujuan

Tujuan SBMPTN adalah sebagai berikut.

  1. Menyeleksi calon mahasiswa yang diprediksi mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi dengan baik dan tepat waktu berdasarkan hasil UTBK saja atau hasil UTBK dan kriteria lain yang ditetapkan bersama oleh PTN.
  2. Memberi kesempatan bagi calon mahasiswa untuk memilih lebih dari satu PTN lintas wilayah.
  3. Memperoleh calon mahasiswa yang diprediksi mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi negeri tujuan berdasarkan nilai akademik saja atau nilai akademik dan prestasi siswa lainnya.

Ketentuan Umum

SBMPTN 2019 merupakan seleksi yang dilakukan oleh PTN di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) dan Kementerian Agama secara bersama di bawah koordinasi LTMPT dengan seleksi berdasarkan hasil UTBK saja atau hasil UTBK dan kriteria lain yang ditetapkan bersama oleh PTN.

Persyaratan dan Tahapan Pendaftaran

Penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SBMPTN dilakukan dalam dua tahap, yaitu mengikuti UTBK dan mendaftar SBMPTN. Persyaratan pendaftaran SBMPTN adalah sebagai berikut.

 

  1. Persyaratan Peserta
    1. Siswa SMA/MA/SMK/Sederajat lulusan tahun 2017, 2018 harus sudah memiliki ijazah.
    2. Bagi siswa SMA/MA/SMK/Sederajat lulusan tahun 2019 memiliki Surat Keterangan Lulus Pendidikan Menengah, sekurang-kurangnya memuat informasi jati diri dan pasfoto berwarna terbaru yang bersangkutan dengan ditandatangani oleh kepala sekolah dan dibubuhi cap stempel yang sah.
    3. Memiliki Nilai UTBK.
    4. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi.
    5. Memiliki NISN.
    6. Bagi peserta yang memilih program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah PORTOFOLIO.
    7. Biaya UTBK ditanggung oleh peserta dan subsidi pemerintah.
    8. Tidak lulus jalur SNMPTN 2019.

 

  1. Tahapan Pendaftaran

Tahapan pendaftaran SBMPTN 2019 dilakukan melalui laman http://pendaftaran-sbmptn.ltmpt.ac.id dengan cara sebagai berikut.

  1. Mengisi Biodata (kecuali peserta yang sudah terdaftar di SNMPTN 2019).
  2. Memilih PTN dan program studi dengan ketentuan bahwa pendaftar dapat memilih paling banyak dua PTN dan memilih paling banyak dua program studi dalam satu PTN atau dua PTN
  3. Mengunggah borang portofolio*) bagi pendaftar yang memilih program studi bidang seni dan olahraga. Tata cara pengisian borang portofolio dapat diunduh dari laman http://download.sbmptn.ac.id
  4. Mengunggah dokumen lain sesuai dengan persyaratan pendaftaran SBMPTN 2019.

 

*)Borang Portofolio

Khusus untuk pendaftar program studi bidang seni dan olahraga, peserta wajib mengunggah portofolio sebagai materi tambahan untuk proses seleksi dalam SBMPTN 2019. Jenis Portofolio SBMPTN 2019 adalah:

  1. Portofolio Olahraga
  2. Portofolio Seni Rupa, Desain, dan Kriya
  3. Portofolio Tari (termasuk Sendratasik opsi Tari)
  4. Portofolio Teater (termasuk Sendratasik opsi Teater/Drama)
  5. Portofolio Musik (termasuk Sendratasik opsi Musik)
  6. Portofolio Seni Karawitan
  7. Portofolio Etnomusikologi
  8. Portofolio Fotografi
  9. Portofolio Film dan Televisi

Kelompok Program Studi dan Jumlah Pilihan

Kelompok program studi dan jumlah pilihan pada SBMPTN 2019 adalah sebagai berikut.

  1. Program studi yang ada di PTN dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok Saintek dan kelompok Soshum.
  2. Peserta dapat memilih program studi paling banyak dua program studi dengan ketentuan sebagai berikut:
    1. Jika program studi yang dipilih semuanya dari kelompok Saintek, peserta mengikuti kelompok ujian Saintek.
    2. Jika program studi yang dipilih semuanya dari kelompok Soshum, peserta mengikuti kelompok ujian Soshum.
    3. Jika program studi yang dipilih dari kelompok Saintek dan kelompok Soshum, peserta mengikuti kelompok ujian Saintek dan juga kelompok ujian Soshum
  3. Urutan dalam pemilihan program studi menyatakan prioritas pilihan.
  4. Peserta SBMPTN 2019 dapat memilih program studi di PTN mana pun.
  5. Program studi, daya tampung per PTN tahun 2019, dan jumlah peminat program studi per PTN tahun 2018 dapat dilihat di laman https://sbmptn.ltmpt.ac.id

Peserta Pelamar Program Bidikmisi

Berikut adalah persyaratan pendaftar Bidikmisi:

  1. Siswa pendaftar dari keluarga kurang mampu secara ekonomi dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan Bidikmisi.
  2. Calon peserta penerima Bidikmisi terlebih dahulu harus mempelajari prosedur pendaftaran program Bidikmisi yang ada di laman http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id/
  3. Calon peserta penerima Bidikmisi terlebih dahulu mendaftar ke laman http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id
  4. Calon peserta penerima Bidikmisi yang dinyatakan memenuhi persyaratan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemristekdikti mendaftar UTBK di laman https://pendaftaran-utbk.ltmpt.ac.id dan tidak dikenakan biaya ujian.
  5. Calon peserta penerima Bidikmisi yang dinyatakan tidak lulus SNMPTN 2019, menggunakan NISN dan NPSN untuk mendaftar UTBK dan tidak dikenakan biaya ujian.
  6. Calon peserta penerima Bidikmisi yang telah dinyatakan lulus SNMPTN 2019, tidak diperbolehkan mendaftar SBMPTN 2019.

Laman Resmi dan Alamat LTMPT

  1. Informasi resmi LTMPT dapat dilihat pada laman http://www.ltmpt.ac.id.
  2. Informasi resmi SBMPTN 2019 dapat diunduh melalui laman https://sbmptn.ltmpt.ac.id.
  3. HelpDesk http://halo.ltmpt.ac.id dan http://halo.sbmptn.ac.id atau hubungi call center 0804 1 450 450.
  4. Informasi resmi juga dapat diperoleh di Kantor Humas PTN terdekat.
  5. Alamat LTMPT:

Gedung BPPT Lantai 23

Jl. M.H. Thamrin 8, Jakarta 10340

Email: sekretariat@ltmpt.ac.id

Telp. : (021) 3104041

Faks. : (021) 3104042

Lain-lain

  1. Peserta yang diterima melalui jalur SNMPTN 2019 tidak diperbolehkan mendaftar SBMPTN 2019.
  2. Perubahan ketentuan yang berkaitan dengan pelaksanaan SBMPTN 2019 akan diinformasikan melalui laman http://www.sbmptn.ac.id.

Dikutip dari Website resmi SBMPTN 2019

Posted on Leave a comment

Gempa megatrust tetap berpotensi di selatan Jawa

Arsip Foto. Aparat Polda Lampung mencari korban tsunami menggunakan anjing pelacak di Desa Way Muli,
Kalianda, Lampung Selatan, Lampung, Senin (24/12/2018). ANTARA FOTO/Ardiansyah

 

Gempa dengan magnitude 6,5 skala richter (SR) di barat daya pesisir Kebumen, Jawa Tengah, pada Sabtu (25/1), tidak mengubah potensi terjadinya gempa megatrust di selatan Jawa.

“Pengaruhnya tidak ada karena (gempa) relatif kecil. Sebelumnya yang di Pangandaran tahun 2006 malah lebih besar, 7,7 SR, itu 30 kali lipat energinya dari gempa di barat daya Kebumen kemarin,” kata peneliti Geotek dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Danny Hilman Natawidjaja di Jakarta, Selasa.

Gempa 6,5 SR yang juga dirasakan di Yogyakarta hingga Jakarta dan utara Pulau Jawa, menurut dia, tetap menjadi pelajaran berharga karena sudah membuat kepanikan masyarakat.

“Bagaimana kalau magnitude 9 SR, dan itu mungkin terjadi. (Lokasinya bisa) di situ juga tapi lebih luas wilayahnya,” ujar dia.

Semakin besar energi gempa, Danny Hilman mengatakan akan semakin besar retakan batuan dan semakin besar cakupannya.

Jika gempa megatrust dengan magnitude 9 SR terjadi, ia memperkirakan retakan batuan yang dihasilkan dapat mencapai ratusan bahkan ribuan kilometer (km), dengan demikian gempa akan dirasakan di wilayah dengan cakupan lebih luas.

Meski demikian kondisi geologi di bawah satu lokasi juga mempengaruhi gempa yang dirasakan di tempat tersebut. Retakan yang terjadi pada gempa di barat daya Kebumen pada Sabtu (25/1), dapat dirasakan di Jakarta karena kondisi di bawah Ibukota merupakan endapan lunak, lanjutnya.

“Itu yang membuat Jakarta lebih memiliki risiko tinggi terhadap gempa. Kondisi geologi di bawah satu lokasi harus juga kita pahami,” ujar Danny.

 

dilansir dari Antaranews https://www.antaranews.com/berita/416443/gempa-megatrust-tetap-berpotensi-di-selatan-jawa

Posted on Leave a comment

Habib Luthfi Main Piano di Rumah Dinas Anies

 

Gubernur DKI Anies Baswedan mengisahkan cerita unik saat Habib Luthfi bin Yahya datang ke rumah dinas Anies. Seperti ini kisahnya.

Dalam ceritanya di Instagram, Anies tidak menyebut kapan persisnya pertemuan itu berlangsung. Pertemuan dengan Habib Luthfi itu berlangsung di rumah dinas. Anies menceritakan momen unik saat Habib Luthfi tiba di rumah dinas dan melihat piano. “Begitu beliau lihat ada piano, langsung duduk dan jarinya seakan menari, jari lincah memainkan tuts piano,” tulis Anies.

Anies dan Habib Luthfi berbincang banyak hal siang itu. “Dari soal sufi sampai soal ketimpangan,” ungkapnya.

Anies dan Habib Luthfi juga bergandengan tangan di momen pertemuan istimewa itu. “Sebuah silaturahmi yang mengesankan,” kata Anies soal pertemuannya dengan Habib Luthfi bin Yahya.

 

Gambar dan tulisan diambil dari: https://news.detik.com/foto-news/d-3957798/ketika-habib-luthfi-main-piano-di-rumah-dinas-anies/2#share_top

Posted on Leave a comment

Mahfud: Secara Hukum Penyebutan Pribumi tidak Ada Masalah

mahfud md=republika.co.id
mahfud md-Republika.co.id

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mengatakan polemik penyebutan istilah pribumi bisa dilihat dari berbagai aspek, seperti hukum, politik, dan sosiologis. Mahfud menyampaikan, secara hukum, kata pribumi itu sudah ada dalam khazanah hukum di Indonesia sejak lama hingga sekarang ini.

Mahfud menjelaskan, istilah pribumi secara hukum muncul dari politik hukum pada 1848 untuk memberlakukan hukum yang berbeda-beda ke setiap penduduk. Dalam masa penjajahan Belanda itu, Kitab Undang-undang Hukum (KUH) Perdata diberlakukan secara berbeda sesuai nilai yang dianut masing-masing kelompok, seperti KUH Perdata Islam, KUH Perdata keturunan Cina, atau KUH Perdata keturunan India. Hal ini masih berlaku hingga sekarang.

“Kita punya peradilan agama, dulu peradilan pribumi sampai sekarang masih ada, jadi kalau secara hukum (istilah pribumi) enggak ada masalah, orang selalu menyebut pribumi kok setiap hari,” ujar Mahfud di sela-sela Konferensi Internasional dan Multaqa IV Alumni Al Azhar di Islamic Center NTB, Kamis (19/10).

Begitupun dengan UU nomor 40 tahun 2008 tentang penghapusan terhadap segala bentuk diskriminasi ras dan etnis, yang menurut Mahfud, tidak ada kaitannya dengan polemik istilah pribumi. Alasannya, ras merupakan ciri-ciri tubuh seseorang, sedangkan etnis meliputi bahasa maupun kepercayaan. Ras dan etnis yang berbeda bisa berbaur dalam sebuah konsep yang bernama pribumi.

Namun, persoalan ini menjadi polemik lantaran ditarik dalam ranah politik. Mahfud memandang istilah pribumi kemungkinan dirasa kurang tepat dalam kacamata politik.

“Itu (istilah pribumi) secara politik mungkin kurang tepat, tapi kalau mau dibawa ke hukum enggak ada. Tapi ini kan soal politik jadi sensitif, kalau dari sudut hukum tidak ada masalah,” kata Mahfud menambahkan.

copas dari:Republika.co.id